SWAB antigen merupakan salah satu jenis tes yang digunakan untuk mendeteksi virus covid-19 yang ada dalam tubuh. Semenjak mengalami pandemi, masyarakat Indonesia memang sangat mengenal betul berbagai jenis tes yang dilakukan untuk mengecek tubuh. Selain antigen ada pula sebutan SWAB PCR, meskipun keduanya berbeda namun tujuannya sama. Tes antigen memang dinilai tidak seakurat PCR namun baik pula sebagai tahap pemeriksaan awal atas keberadaan virus yang mematikan tersebut. Apalagi ditengah semakin meningkatnya kasus seperti saat ini, belum lama menurun sekarang kembali varian baru lagi.

Semakin kesini hasil tes swab ternyata sangat diperlukan sekali, apalagi bagi mereka yang sering melakukan perjalanan keluar daerah, kota, pulau bahkan negeri. Inilah yang membuat banyak klinik kesehatan atau lab yang mengalami peningkatan atas masyarakat yang akan melakukan pengecekan tubuh. Dibalik kebutuhan masyarakat yang sama, tentu banyak antrian yang justru kurang kondusif disaat pandemi sekarang. Banyak orang yang akhirnya memutuskan untuk memilih melakukan tes sendiri dirumah dari pada harus berkerumun dan beresiko lebih besar terhadap penyebaran virus covid-19.

Sebenarnya sah-sah saja melakukan SWAB antigen sendiri di rumah, selain lebih aman juga mengurangi kemungkinan lebih banyak antrian dan kerumunan. Namun meskipun begitu tetap ada resiko yang bisa ditimbulkan dan perlu untuk Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan. Dimana ketika melakukan sendiri dirumah memiliki beberapa kemungkinan buruk seperti:

1. Kesalahan pengambilan sampel.

Karena dilakukan sendiri dirumah dan bukan oleh tenaga medis, kemungkinan mengalami kesalahan pengambilan sampel itu bisa saja terjadi. Meskipun banyak yang mengatakan alat untuk SWAB antigen itu mudah digunakan tetap saja tanpa pengertian dan pemahaman yang baik tidak bisa dilakukan.

2. Hasil kurang akurat.

Kesalahan dalam pengambilan sampel tentu akan berpotensi buruk pada hasil yang tidak akurat, ini bisa saja terjadi. Jangan salah, bisa saja alat menunjukkan hasil negative palsu ataupun yang lainnya. Karena sampel yang diambil tidak sesuai lendir yang diharapkan, tentu ini akan menjadi masalah.

3. Cidera organ tubuh.

Bukan sekedar memasukkan cotton bud dalam hidung dan mulut, tanpa pemahaman yang baik hal itu akan salah. Bahkan lebih buruk dari pada itu adalah organ hidung atau mulut tenggorokan Anda terluka akibat kesalahan dalam pengambilan sampel. Rasa nyeri yang diakibatkan atas kesalahan itu bisa menyebabkan pendarahan dan lebih buruk lainnya.

4. Penularan covid-19 lebih meningkat.

Kebersihan diri sendiri atau bahkan alat yang digunakan untuk melakukan SWAB antigen mandiri dirumah sering tidak terjaga baik. Hal ini yang justru akan memberikan resiko penularan yang lebih mudah dan lebih cepat. Apalagi jika tidak mengenakan alat pelindung diri yang tepat tentu akan memberikan dampak buruk.

Diatas merupakan beberapa resiko yang bisa muncul ketika Anda memutuskan untuk melakukan tes sendiri dirumah secara mandiri. Namun tidak berlaku jika Anda seorang petugas medis yang sudah berpengalaman. Namun jika ingin tetap aman dan nyaman melakukan tes swab dirumah, jangan lakukan sendiri. Anda bisa gunakan layanan seperti pada Aido yang memberikan tawaran home care untuk SWAB antigen ataupun PCR. Selain nyaman tentu akan lebih mudah dan aman dari penularan virus akibat kerumunan.

Bisa disimpulkan, selain dengan menerapkan protokol kesehatan Anda tetap harus melakukan beberapa hal lain untuk mengurangi angka penyebaran dari virus. Terutama saat akan melakukan SWAB antigen seperti tersebut, bukan mengurangi justru menambah karena tes dilakukan dengan berkerumun. Untung saat ini sudah ada Aido yang bisa menjadi andalan dalam berbagai masalah kesehatan yang aman, mudah dan nyaman hanya dari rumah.

 

By Thamrin