5 Tips Mengatur Keuangan Mudik Lebaran Supaya Tidak Boncos

Mudik lebaran menjadi impian semua orang perantauan. Namun, jangan sampai mudik lebaran bikin tabungan jadi berkurang. Supaya lebih efisien saat melakukan mudik lebaran, ada beberapa tips yang penting untuk kamu perhatikan. Sehingga pengeluaran tidak melebihi anggaran yang sudah ditetapkan.

Salah satu pengeluaran yang paling besar pada saat mudik lebaran biasanya karena harus mengeluarkan anggaran akomodasi, terutama jika jarak kampung halaman dengan perantauan cukup jauh. Utamanya mereka yang berasal dari pulau yang berbeda. Untunglah saat ini ada kredit cepat yang bisa membantu kamu untuk talangan akomodasi selama mudik lebaran.

Selain itu, beberapa tips berikut ini perlu dicoba untuk mengatur keuangan mudik lebaran supaya tidak boncos.

Atur Keuangan Sesuai Jumlah Tanggungan

Terkadang kita sendiri menjadi alpa menghitung berapa banyak jumlah tanggungan pada saat mudik lebaran. Padahal jumlah tanggungan akan menentukan jumlah biaya yang harus dikeluarkan. Misalnya saja untuk akomodasi saat ini dengan hotel melati saja anak usia di atas 10 tahun sudah dikenai biaya seperti orang dewasa. Sehingga harus pintar-pintar dalam menyiasati jumlah tanggungan yang dibawa mudik.

Jumlah tanggungan juga menentukan berapa banyak logistik yang harus dibawa untuk selama perjalanan. Seperti biaya makanan ringan, minuman, sampai dengan kecukupan makanan berat selama dalam perjalanan. Dengan menghitung jumlah tanggungan, akan semakin detail biaya yang harus disiapkan untuk mudik lebaran.

Hindari Pembelian Impulsif Sebisa Mungkin

Pada saat di perjalanan biasanya beberapa kali harus mampir untuk istirahat sejenak. Pada saat istirahat inilah tersedia beberapa pusat perbelanjaan oleh-oleh mudik. Kadang-kadang yang tadinya cuma sekedar melihat-lihat saja, justru menjadi tergoda untuk membeli. Apalagi jika sudah diiming-imingi dengan diskon dan promo mudik.

Hindari pembelian impulsif pada saat di perjalanan mudik lebaran. Apalagi pada saat arus balik, cenderung selalu ada hal yang harus dibawa dari kampung halaman ke perantauan. Padahal biasanya sudah dibekali dari kampung dengan segala jenis makanan dan jajanan khas sehingga tidak perlu lagi membeli saat dalam perjalanan pulang.

Bawa Bekal dari Rumah

Cara paling mudah dan murah memang membawa bekal dari rumah. Bekal menjadi senjata andalan yang bisa menghemat bujet konsumsi. Apalagi jika membeli makanan di rest area ataupun di kapal biasanya harganya sedikit lebih mahal daripada harga normal. Belum lagi dengan harga yang tiba-tiba naik pada saat lebaran.

Perbekalan yang bisa dibawa dari rumah tentu saja makanan kering sehingga lebih awet di perjalanan dan tidak mudah basi. Misalnya seperti kentang kering mustofa, abon, rendang kering, dan lain sebagainya. Dengan membawa bekal dari rumah paling tidak sudah bisa menghemat sepertiga anggaran yang utama yaitu konsumsi.

Kunjungi Tempat Wisata Gratis di Kampung Halaman

Liburan mudik atau berwisata tidak harus ke tempat-tempat yang berbayar apalagi jika harganya mahal. Kamu bisa menyiasati dengan berwisata ke tempat-tempat yang terbuka secara umum. Tempat-tempat wisata seperti ini di kampung halaman masih sering ditemui. Cukup bermodalkan bayar iuran parkir saja sudah bisa wisata ke alun-alun, masjid agung, atau tempat-tempat umum lainnya.

Pilih Akomodasi yang Terjangkau

Jika jarak perantauan dengan kampung halaman lebih dari 12 jam, disarankan untuk beristirahat di tengah perjalanan. Entah itu menginap di rumah saudara atau teman sehingga bisa lebih menghemat budget akomodasi.

Tetapi, jika tidak ada teman atau saudara yang disinggahi, carilah akomodasi yang terjangkau tapi tetap nyaman. Terlebih saat ini kamu bisa menggunakan pembayaran kredit cepat dari Kredivo. Malahan pemesanan akomodasi juga sudah tersedia di marketplace maupun ecommerce sehingga memudahkan untuk pencarikan akomodasi yang tepat bagi para pemudik yang kemalaman di perjalanan.

Kredivo sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sehingga memberikan kepastian hukum yang jelas. Apalagi bunga cicilannya juga paling paling rendah diantara perusahaan sejenis mulai dari 1.99% saja per bulan dengan cicilan 6 sampai dengan 12 bulan. Selain itu, Kredivo juga punya opsi cicilan 3 bulan untuk belanja tanpa perlu bayar bunga sama sekali. Cukup bayar biaya admin saja 3% dari harga barang. Sehingga jauh lebih ringan.

Jika ingin mengajukan sebagai member Kredivo, ajukanlah sebagai member premium agar bisa mendapatkan limit pinjaman hingga Rp50 juta yang setengahnya bisa digunakan untuk pinjaman dana tunai. Unduh saja aplikasi resminya baik dari App Store maupun Play Store dengan sangat mudah.